Kamis, 19 Mei 2011

SISTEM PERBANKAN ELEKTRONIK

Pada era globalisasi saat ini banyak bermunculan istilah atau konsep-konsep baru dalam kehidupan masyarakat, terutama dalam kegiatan perekonomian- baik pada level ekonomi makro maupun ekonomi mikro. Bahkan konsep-konsep baru tersebut telah mengarah ke ”teori-teori” baru yang ”melengkapi”, ”dipertentangkan” bahkan ”menggantikan” beberapa konsep atau teori ”lama”. Beberapa contoh konsep tersebut diantaranya adalah digital economy, economic of internet, knowledge based economy, e-commerce, e-marketing, e-business, e-finance, e-banking, e-money, digital cash, dan less-cash society. Semua konsep-konsep baru tersebut berkaitan dengan perkembangan dan penerapan TIK pada berbagai sektor perekonomian.

Terbentuknya masyarakat digital tersebut di didorong oleh perkembangan dan penerapan TIK yang sangat intensif di bidang bisnis yang selanjutnya disebut Electronic business atau disingkat E-business. E-Business atau Electronic business dapat didefinisikan secara luas sebagai proses bisnis yang bergantung pada sebuah sistem yang terotomasi. Digitalisasi segala aktivitas ekonomi/bisnis mendasari terbentuknya “Digital Economy/e-Business” Surat Elektronik, audio/video dll.

Beberapa pernyataan yang menarik terkait dengan topik ini adalah ”Apakah masyarakat digital sudah terbentuk, atau minimal ada tanda-tandanya di Indonesia?”, ”Bagaimana potensi digital economy untuk Indonesia yang masih menghadapi masalah kesejahteraan?”, ”Bagaimana perkembangan teknologi E-banking di Indonesia dikaitkan dengan pembentukan masyarakat digital di Indonesia?”, serta “Bagaimana persepsi masyarakat tentang penggunaan E-Banking?”. Ulasan terhadap dua pertanyan pertama merupakan pondasi mengenai pentingnya TIK dalam sektor perekonomian, yang dilengkapi posisi Indonesia dalam hal pemanfaatan TIK di lingkungan global

POSISI INDONESIA DALAM PEMANFAATAN TIK

OECD mendefinisikan Teknologi Informasi dan Komunikasi, selanjutnya disebut TIK, sebagai rangkaian kegiatan yang difasilitasi peralatan elektronik yang mencakup pengolahan, transmisi, dan penyajian informasi. TIK merupakan konvergensi dari tiga wilayah yaitu teknologi informasi, data dan informasi, serta masalah-masalah sosioekonominya. Jadi berbicara mengenai TIK tidak hanya sebatas teknologinya itu sendiri tetapi juga harus mengkaji dan mempertimbangkan dampak dari teknologi tersebut. Dengan kata lain, penguasaan dan penerapan TIK secara umum seiring dengan berbagai dampal positif dan negatif yang ditimbulkannya. Bagaimana tingkat penetrasi atau adopsi TIK di Indonesia untuk tahun 2006, dapat dilihat pada Tabel berikut ini.

Indikator Indonesia Rata-rata Asia Rata-rata Dunia
Total Telpon per 100 penduduk 34,87 44,92 60,04
Cellular Mobile per 100 penduduk 28,30 29,28 40,91
Main Telpon per 100 penduduk 6,57 15,81 19,39
Internet users per 100 penduduk 7,18 11,57 17,39
Broadband subsciber per 100 penduduk 0,05 2,71 4,30

Jenis-Jenis Teknologi E-Banking

Automated Teller Machine (ATM). Terminal elektronik yang disediakan lembaga keuangan atau perusahaan lainnya yang membolehkan nasabah untuk melakukan penarikan tunai dari rekening simpanannya di bank, melakukan setoran, cek saldo, atau pemindahan dana.

Computer Banking. Layanan bank yang bisa diakses oleh nasabah melalui koneksi internet ke pusat data bank, untuk melakukan beberapa layanan perbankan, menerima dan membayar tagihan, dan lain-lain.

Debit (or check) Card. Kartu yang digunakan pada ATM atau terminal point-of-sale (POS) yang memungkinkan pelanggan memperoleh dana yang langsung didebet (diambil) dari rekening banknya.

Direct Deposit. Salah satu bentuk pembayaran yang dilakukan oleh organisasi (misalnya pemberi kerja atau instansi pemerintah) yang membayar sejumlah dana (misalnya gaji atau pensiun) melalui transfer elektronik. Dana ditransfer langsung ke setiap rekening nasabah.

Direct Payment (also electronic bill payment). Salah satu bentuk pembayaran yang mengizinkan nasabah untuk membayar tagihan melalui transfer dana elektronik. Dana tersebut secara elektronik ditransfer dari rekening nasabah ke rekening kreditor. Direct payment berbeda dari preauthorized debit dalam hal ini, nasabah harus menginisiasi setiap transaksi direct payment.

Electronic Bill Presentment and Payment (EBPP). Bentuk pembayaran tagihan yang disampaikan atau diinformasikan ke nasabah atau pelanggan secara online, misalnya melalui email atau catatan dalam rekening bank. Setelah penyampaian tagihan tersebut, pelanggan boleh membayar tagihan tersebut secara online juga. Pembayaran tersebut secara elektronik akan mengurangi saldo simpanan pelanggan tersebut.

Electronic Check Conversion. Proses konversi informasi yang tertuang dalam cek (nomor rekening, jumlah transaksi, dll) ke dalam format elektronik agar bisa dilakukan pemindahan dana elektronik atau proses lebih lanjut.

Electronic Fund Transfer (EFT). Perpindahan “uang” atau “pinjaman” dari satu rekening ke rekening lainnya melalui media elektronik.

Payroll Card. Salah satu tipe “stored-value card” yang diterbitkan oelh pemberi kerja sebagai pengganti cek yang memungkinkan pegawainya mengakses pembayaraannya pada terminal ATM atau Point of Sales. Pemberi kerja menambahkan nilai pembayaran pegawai ke kartu tersebut secara elektronik.

Preauthorized Debit (or automatic bill payment). Bentuk pembayaran yang mengizinkan nasabah untuk mengotorisasi pembayaran rutin otomatis yang diambil dari rekening banknya pada tanggal-tangal tertentu dan biasanya dengan jumlah pembayaran tertentu (misalnya pembayaran listrik, tagihan telpon, dll). Dana secara elektronik ditransfer dari rekening pelanggan ke rekening kreditor (misalnya PLN atau PT Telkom).

Prepaid Card. Salah satu tipe Stored-Value Card yang menyimpan nilai moneter di dalamnya dan sebelumnya pelanggan sudah membayar nilai tersebut ke penerbit kartu.

Smart Card. Salah satu tipe stored-value card yang di dalamnya tertanam satu atau lebih chips atau microprocessors sehingga bisa menyimpan data, melakukan perhitungan, atau melakukan proses untuk tujuan khusus (misalnya validasi PIN, otorisasi pembelian, verifikasi saldo rekening, dan menyimpan data pribadi). Kartu ini bisa digunakan pada sistem terbuka (misalnya untuk pembayaran transportasi publik) atau sistem tertutup (misalnya MasterCard atau Visa networks).

Stored-Value Card. Kartu yang di dalamnya tersimpan sejumlah nilai moneter, yang diisi melalui pembayaran sebelumnya oleh pelanggan atau melalui simpanan yang diberikan oleh pemberi kerja atau perusahaan lain. Untuk single-purpose stored value card, penerbit (issuer) dan penerima (acceptor) kartu adalah perusahaan yang sama dan dana pada kartu tersebut menunjukkan pembayaran di muka untuk penggunaan barang dan jasa tertentu (misalnya kartu telpon). Limited-purpose card secara umum digunakan secara terbatas pada terminal POS yang teridentifikasi sebelumnya di lokasi-lokasi tertentu (misalnya vending machines di sekolah-sekolah). Sedangkan multi-purpose card dapat digunakan pada beberapa penyedia jasa dengan kisaran yang lebih luas, misalnya kartu dengan logo MasterCard, Visa, atau logo lainnya dalam jaringan antar bank.

ALAT PEMBAYARAN MENGGUNAKAN KARTU DI INDONESIA

Belakangan ini masyarakat perkotaan di Indonesia mulai terbiasa untuk menggunakan alat pembayaran non tunai untuk berbagai keperluan pembayaran, antara lain kartu kredit, kartu debet, kartu ATM dan kartu prabayar. Penggunaan kartu prabayar diyakini akan menjadi trend mekanisme pembayaran di masa mendatang, misalnya untuk membayar bahan bakar di pompa bensin, tiket tol, pembelian barang dan berbagai jasa-jasa lainnya.

Semua proses aktivitas pembayaran melalui berbagai jenis alat pembayaran ini diproses oleh berbagai penyelenggara sistem pembayaran seperti bank dan nonbank. Institusi inilah yang nantinya menyelenggarakan jasa mulai proses pengiriman dana, kliring hingga settlement. Pemakaian kartu prabayar dalam mekanisme transaksi adalah bagian dari evolusi alat pembayaran dari uang tunai sampai ke bentuk-bentuk non-tunai. Misalnya alat pembayaran dalam bentuk kertas (paper based) seperti cek, wesel, bilyet giro hingga ke elektronik seperti kartu prabayar hingga ke wujud digital (digital cash).

Jumlah kartu plastik (Kartu Kredit, ATM, Debit, dan pra bayar) di Indonesia cenderung meningkat dari tahun ke tahun, seperti yang dilaporkan oleh Bank Indonesia pada tabel di bawah ini. Sampai bulan Juli 2007 tercatat 54 bank yang menerbitkan kartu ATM dan 21 penerbit kartu kredit yang terdiri atas perbankan, lembaga selain bank dan unit usaha syariah bank. Jumlah bank yang menerbitkan kartu ATM sekaligus kartu debit tercatat sebanyak 37 bank. Sedangkan kartu prabayar baru diterbitkan hanya oleh dua nama penerbit yaitu Telekomunikasi Indonesia dan Telekomunikasi Selullar.

PERSEPSI MASYARAKAT MENGENAI E-BANKING

Intensitas penggunaan layanan transaksi berbasis kartu di Indonesia memang cenderung semakin meningkat. Fenomena tersebut mengindikasikan bahwa masyarakat digital- khususnya less-cash society di Indonesia mulai terbentuk. Memang masyarakat digital tersebut masih tergolong minoritas. Sebagai ilustrasi, jika jumlah kartu plastik sebanyak 41.172.551 dibagi jumlah penduduk Indonesia- yang tercatat sebanyak 225 juta pada tahun 2006, maka kartu plastik per kapitanya adalah 0.18. Angka tersebut bisa diartikan bahwa hanya 18 dari 100 orang Indonesia yang mempunyai kartu plastik. Jumlah masyarakat digital tersebut relatif tertinggal jika dibandingkan dengan negara-negara maju. Sebagai contoh, di Amerika Serikat persentase keluarga yang menggunakan berbagai jenis kartu plastik tersebut untuk tahun 2003 saja sudah mencapai 65% untuk kartu ATM, 54% untuk Debit Card, 73% untuk Prepaid Card, dan 6% untuk Smart Card (The Fed, 2004).

Perbedaan tingkat penetrasi layanan E-banking tentunya sangat menarik untuk dikaji, terutama dikaitkan dengan faktor-faktor pendorong atau penghambat penetrasi E-Banking tersebut di masyarakat. Tingkat penerimaan inovasi teknologi selain dipengaruhi oleh karakteristik demografi dan sosioekonomi, juga dipengaruhi oleh persepsi masyarakat tentang teknologi tersebut serta karakteristik dari berbagai jenis layanan E-banking itu sendiri. Untuk kasus di Amerika Serikat, pemanfaatan layanan perbankan berbasis komputer (computer banking) disebabkan oleh faktor kemudahan layanan- disebutkan oleh 79 persen responden dan penghematan waktu-disebutkan oleh 71 persen responden. Hasil survey lainnya menunjukkan faktor kesediaan layanan E-banking yang 24 jam menjadi faktor penting lainnya (The Fed, 2004). Memang ada faktor lain yang cenderung menjadi penghambat yaitu aspek keamanan dan kerahasiaan dari layanan E-banking.

ELECTRONIC FUND TRANSFER SYSTEM

Sejak tahun 2000, Bank Indonesia memperkenalkan kepada stakeholder yakni perbankan nasional apa yang disebut real time gross settlement (RTGS). BI-RTGS adalah proses penyelesaian akhir transaksi (settlement) pembayaran yang dilakukan per transaksi dan bersifat real time. Melalui mekanisme BI-RTGS ini rekening peserta dapat didebit dan dikredit berkali-kali dalam sehari sesuai dengan perintah pembayaran dan penerimaan pembayaran.

Setidaknya ada tiga alasan pokok mengapa BI memakai settlement melalui RTGS. Alasan pertama, jika membuka kembali literatur dan merujuk hasil studi empiris, ada semacam kesadaran baru dari bank-bank sentral di seantero jagad ini untuk mengelola Large Value Transfer System (LVTS). Sistem BI-RTGS dapat mengurangi risiko sistemik. Yang dimaksud dengan risiko sistemik adalah risiko kegagalan salah satu peserta dalam memenuhi kewajiban yang jatuh tempo. Kegagalan bayar ini akan membuat peserta bank lain juga ikut terancam. Bahkan dalam situasi ekstrem, gagal bayar ini berpotensi memicu kesulitan finansial yang lebih luas yang dapat mengancam stabilitas sistem pembayaran.

Alasan kedua, melalui sistem RTGS dapat mengurangi timbulnya float yang diharapkan dapat menyokong efektifitas pengawasan perbankan. Pada sisi lain dengan pengelolaan likuiditas yang baik di sektor perbankan juga akan membantu efektifitas kebijakan moneter. Alasan ketiga, sistem RTGS membuka peluang integrasi dengan berbagai aplikasi sistem pembayaran. Sebut saja seperti pasar uang dan pasar modal yang menganut prinsip Delivery versus Payment (DVP) atau bisa juga melakukan transaksi secara cross border payment melalui Payment versus Payment (PVP).

Ada beberapa sasaran yang ingin dicapai melalui aplikasi sistem BI-RTGS, antara lain dengan BI-RTGS transfer dana antar peserta lebih cepat, efisien, andal dan aman. Selain itu setidaknya ada kepastian settlement dengan lebih segera. Sistem BI RTGS ini akan memperlihatkan informasi rekening peserta secara real time dan menyeluruh. Bagi peserta RTGS juga dituntut untuk disiplin dan profesional dalam mengelola likuiditas mereka. Dan diharapkan melalui sistem RTGS ini akan mengurangi berbagai risiko settlement.

Saat ini aplikasi sistem BI-RTGS sudah berjalan di semua Kantor Bank Indonesia (KBI) di seluruh Indonesia. Sudah ada 148 peserta BI-RTGS yang terdiri atas 125 bank konvensional, 21 bank syariah/UUS dan dua peserta non-bank. Indonesia adalah negara kedelapan di Asia yang mengaplikasikan RTGS. Sedangkan di dunia baru ada 30 negara yang mengaplikasikannya. Jumlah dan nilai transaksi RTGS menunjukkan peningkatan dari tahun ke tahun.

referensi :
http://id.wikipedia.org/wiki/
http://www.scribd.com/doc/8863667/Kamus-Perbankan
http://adefahmi.wordpress.com/2011/05/15/tugas-softskill-sistem-perbankan-elektronik/

Rabu, 06 April 2011

TUGAS SOFTSKILL 2 TERAPAN KOMPUTER PERBANKAN

1. Keuntungan yang diperoleh dari jasa bank antara lain :
A. PENYIMPANAN UANG
B. KIRIMAN UANG (transfer)
C. KLIRING (clearing)
D. INKASO (Collection)
E. SAFE DEPOSIT BOX
F. BANK CARD
G. BANK NOTE
H. TRAVELLERS CHEQUE
I. LETTER OF CREDIT (L/C)
J. BANK GARANSI
K. MENERIMA SETORAN-SETORAN
L. MELAKUKAN PEMBAYARAN
M. BUNGA (KONVENSIONAL) DAN BAGI HASIL (SYARIAH)
N. PINJAMAN (KREDIT)
O. INTERNET BANKING

2. KIRIMAN UANG (transfer)
Transfer merupakan jasa pengiriman uang lewat bank baik dalam kota, luar kota atau
pun ke luar negeri.
Sarana yang digunakan dalam jasa transfer ini tergantung kemauan nasabah, dan hal
tersebut akan mempengaruhi kecepatan pengiriman dan besar kecilnya biaya
pengiriman.

KLIRING (clearing)
Kriling merupakan jasa penyelesaian hutang piutang antar bank dengan cara saling
menyerahkan warkat-warkat yang akan dikliringkan di lembaga kliring. Lembaga ini
dibentuk dan dikoordinir oleh Bank Indonesia setiap hari kerja, dan peserta kliring
merupakan bank yang sudah mendapat ijin dari BI.



INKASO (Collection)
Secara umum dapat dikatakan bahwa inkaso adalah proses kliring antar kota, baik dalam
negeri maupun luar negeri. Biasanya waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan akan
lebih lama.

SAFE DEPOSIT BOX
SDB merupakan jasa bank yang diberikan kepada pada nasabah, yaitu berupa kotak
untuk menyimpan dokumen-dokumen atau benda benda berharganya.

BANK NOTE
Bank note merupakan uang kartal asing yang dikeluarkan dan diterbitkan oleh bank di
luar negeri. Jual beli bank note merupakan transaksi antara valuta yang dapat diterima
pembayarannya dan dapat diperjualbelikan dan diperdagangkan kembali sesuai dengan
nilai tukarnya
Pada transaksi jual beli bank akan mengelompokkan bank note lemah (ITL, FRF, MYR)
dan bank note kuat (USD, SGD, AUD, DEM, JPY). Dalam transaksinya bank note, suatu
bank akan menggunakan nilai kurs yang dikeluarkan oleh bank Indonesia.
Beberapa istilah dalam transaksi bank note :
- valuta mata uang
- kurs nilai valuta asing
- konversi penyesuaian
- kurs konversi penyesuaian nilai valuta asing terhadap rupiah
Dalam transaksi jual beli bank note ada dua macam kurs, yaitu kurs beli (buying rate)
dan kurs jual (selling rate).
o Kurs jual adalah saat bank menjual atau nasabah membeli
o Kurs beli adalah saat bank membeli atau nasabah menjual

BANK CARD
Bank card merupakan kartu plastik yang dikeluarkan bank dan diberikan kepada
nasabahnya untuk dapat dipergunakan sebagai alat pembayaran di berbagai tempat.
Dalam system kerja bank card terlihaaat ada 3 pihak yang terlibat dalam prosesnya,
yaitu:
1. Bank sebagai penerbit dan pembayar
2. Pedagang / merchant, sebagai tempat belanja
3. Pemegang kartu / card holder, sebagai yang berhak melakukan transaksi

TRAVELLER CHEQUE
Travellers cheque dikenal dengan nama cek wisata atau cek perjalanan yang biasanya
digunakan oleh nasabah yang bepergian.
Cek Wisata ini biasanya diterbitkan dengan nominal tertentu.
Keuntungan :
memberikan kemudahan berbelanja
mengurangi resiko kehilangan uang
memberikan rasa percaya diri
dapat dijadikan cederamata atau hadiah untuk relasi
biasanya tidak ada biaya apapun

LETTER OF CREDIT (L/C)
L/C adalah jasa bank yang diberikan kepada masyarakat (nasabah) untuk memperlancar
arus barang dalam kegiatan ekspor-impor
LC merupakan suatu pernyataan dari bank atas permintaan nasabah (importir) untuk
menyediakan dan membayar sejumlah uang tertentu untuk kepentingan pihak ketiga
(eksportir).

Mekanisme Letter of credit :



BANK GARANSI
Bank Garansi adalah jaminan bank dalam penyelesaian suatu proyek jika pelaksana
(kontraktor) ingkar/cedera janji.
Dengan adanya BG pemilik proyek mendapat kepastian bahwa proyek akan berjalan
sesuai dengan perjanjian.

Mekanisme Bank Garansi :



3.
-Simpanan giro adalah simpanan yang penarikannya dapat dilakukan setiap saat dengan menggunakan cek, bilyet giro, sarana perintah pembayaran lainnya atau dengan cara pemindahbukuan.

-Simpanan Tabungan adalah simpanan dari pihak ketiga yang penarikannya hanya dapat dilakukan menurut syarat-syarat tertentu yang disepakati, tetapi tidak dapat ditarik dengan cek, bilyet giro dan atau alat lainya yang dapat dipersamakan dengan itu.Sedangkan Jumlah Tabungan yang dimaksud adalah total keseluruhan Tabungan yang dihimpun oleh bank dalam periode tertentu

-Simpanan Deposito (time deposit = deposito berjangka) adalah simpanan dari pihak ketiga pada bank yang penarikannya hanya dapat dilakukan dalam jangka waktu tertentu menurut perjanjian antara pihak ketiga dan bank yang bersangkutan.

4.
RUMUS :

Bunga = Nominal deposito x suku bunga x jumlah hari
365 atau 366 (tahun kabisat)

= Rp 60.000.000 x 2 % x 18
365
= Rp 59178,028

5.
Tanggal Jumlah hari mengendap Keterangan Jumlah (Rp) Saldo
01 Agustus 2010 6 Saldo 700.000 700.000
07 Agustus 2010 5 Tarik tunai 200.000 500.000
12 Agustus 2010 7 Transfer masuk 600.000 1.100.000
19 Agustus 2010 7 Setor Kliring 100.000 1.200.000
26 Agustus 2010 6 Tarik tunai 1.000.000 200.000
SALDO HARIAN
1 agustus 2010 = 16% x 6 x Rp 700.000 = 1841,09
365
7 agustus 2010 = 16% x 5 x Rp 500.000 = 1095,89
365
12 agustus 2010 = 16% x 7 x Rp 1.100.000 = 3375,34
365
19 agustus 2010 = 16% x 7 x Rp 1.200.000 = 3682,19
365
26 agustus 2010 = 16% x 6 x Rp 200.000 = 526,02
365 +
10520,53
Pajak 15 % = 1578,08 -
Bunga 8942,45
Saldo = 200.000 +
Saldo akhir = 208.942,45

REFERENSI :



Selasa, 08 Maret 2011

HAL - HAL YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERBANKAN

UANG

Adalah alat tukar yang nominal nya sudah di sepakati oleh semua orang yang bersangkutan. Alat tukar itu dapat berupa benda apapun yang dapat diterima oleh setiap orang di masyarakat dalam proses pertukaran barang dan jasa. Dalam ilmu ekonomi modern, uang didefinisikan sebagai sesuatu yang tersedia dan secara umum diterima sebagai alat pembayaran bagi pembelian barang-barang dan jasa-jasa serta kekayaan berharga lainnya serta untuk pembayaran utang.Beberapa ahli juga menyebutkan fungsi uang sebagai alat penunda pembayaran.

JENIS - JENIS UANG

Jenis uang dapat di bagi dua yaitu :

* Uang Kartal.
Yaitu, uang yang digunakan sebagai alat pembayaran dalam kehidupan sehari-hari. Uang kartal berupa uang logam dan uang kertas.

* Uang Giral.
Yaitu, merupakan surat berharga yang dapat diuangkan di bank atau dikantor pos. Contoh uang giral, cek, giro pos, wesel dan surat berharga. Uang giral biasanya digunakan untuk transaksi dengan nilai uang yang sangat besar.

LEMBAGA KEUANGAN

Lembaga keuangan adalah badan usaha yang kekayaannya terutama dalam bentuk aset keuangan atau tagihan (claims) dibandingkan aset nonfinancial atau aset riil. Lembaga keuangan memberikan kredit kepada nasabah dan menanamkan dananya dalam surat-surat berharga. Di samping itu, lembaga keuangan juga menawarkan berbagai jasa keuangan antara lain menawarkan berbagai jenis skema tabungan, proteksi asuransi, program pension, penyediaan sistem pembayaran dan mekanisme transfer dana. Lembaga keuangan merupakan bagian dari sistem keuangan dalam ekonomi modern yang melayani masyarakat pemakai jasa-jasa keuangan.

BANK

Bank adalah sebuah lembaga intermediasi keuangan yang umumnya didirikan dengan kewenangan untuk menerima simpanan uang, meminjamkan uang, dan menerbitkan promes atau yang dikenal sebagai banknote.
Sedangkan pengertian bank menurut Undang-undang Negara Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 1998 Tanggal 10 November 1998 tentang perbankan, yang dimaksud dengan bank adalah badan usaha yang menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan menyalurkannya kepada masyarakat dalam bentuk kredit dan atau bentuk-bentuk lainnya dalam rangka meningkatkan taraf hidup rakyat banyak.

KLASIFIKASI BANK

Bank berdasarkan fungsinya :

1. Bank umum (komersial + syariah)
Bank yang melaksanakan kegiatan usaha secara konvensional dan atau berdasarkan prinsip syariah yang dalam kegiatannya memberi-kan jasa dalam lalu lintas pembayaran.

2. BPR
Bank yang melaksanakan kegiatan usaha secara konvensional atau berdasar-kan prinsip syariah yang dalam kegiatannya tidak memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran.

Berdasarkan segi kepemilikannya, bank diklasifikasi menjadi:
1. Bank Pemerintah
Bank yang sebagian besar modalnya dimiliki oleh pemerintah, baik pusat maupun daerah;
2. Bank swasta nasional
Bank yang seba-gian besar modalnya dimiliki oleh swasta nasional Indonesia;
3. Bank koperasi
bank yang sebagian besar atau seluruh modalnya dimiliki oleh perusahaan berbadan hukum koperasi;
4. Bank asing
bank yang sebagian besar atau seluruh modalnya dimiliki oleh asing, baik swasta maupun pemerintah asing.
5. Bank campuran
bank yang modalnya dimiliki swasta nasional Indonesia dan asing, dan pada umumnya sebagian besar sahamnya dimiliki oleh swasta Indonesia.

Berdasarkan segi statusnya, bank diklasifikasi menjadi :
1. Bank devisa
bank yang melaksanakan transaksi luar negeri atau transaksinya berhubungan dengan valas.
2. Bank nondevisa
bank yang tidak diperbolehkan melakukan transaksi dengan luar negeri atau berkaitan dengan valas.

Berdasarkan segi cara menentukan harga, bank diklasifikasi menjadi :
1. Bank konvensional
bank yang dalam menentukan harganya menetapkan suatu tingkat bunga tertentu, baik untuk dana yang dikumpulkan maupun disalurkan.
2. Bank syariah
bank yang penentuan harganya tidak menetapkan suatu tingkat bunga tertentu tetapi didasarkan pada prinsip-prinsip syariah.

DEREGULASI PERBANKAN

Deregulasi perbankan merupakan liberalisasi pada sektor perbankan dalam rangka menciptakan lingkungan operasi yang mendukung demi terwujudnya kondisi perbankan yang sehat selain itu deregulasi dapat diinterptretasikan mengurangi hambatan-hambatan yang tidak perlu, yang disebabkan oleh produk hukum yang diciptakan oleh aparatur pemerintah.
Salah satu maksud dari kebijakan deregulasi yang diambil pemerintah Indonesia adalah upaya untuk membangun suatu system perbankan yang sehat, efisien, dan tangguh. Kondisi perekonomian pada akhir periode 1982 / 1983 kurang menguntungkan, baik karena faktor eksternal maupun internal. Kemampuan pemerintah untuk menopang dana pembangunan semakin berkurang, untuk itu dilakukan perubahan strategi untuk mendorong peranan swasta agar lebih besar.

SUMBER DANA BANK

Sumber-sumber dana bank adalah usaha bank dalam menghimpun dana untuk membiayai operasinya. Hal ini sesuai dengan fungsinya bahwa bank adalah lembaga keuangan dimana kegiatan sehari-harinya adalah dalam bidang jual beli uang, tentunya sebelum menjual uang bank harus lebih dulu membeli uang.
Terdapat tiga sumber dana bagi bank, yaitu :
1. Dana yang bersumber dari bank itu sendiri (dana Intern)
Sumber dana ini merupakan sumber dan dari modal sendiri, atau modal setoran dari para pemegang sahamnya. Secara garis besar pencarian dana sendiri diperoleh dari :
- setoran modal pemegang saham
- cadangan bank (laba tahun lalu)
- laba bank yang belum dibagikan (modal sementara)

2. Dana yang berasal dari masyarakat luas (dana ekstern)
Sumber dana ini merupakan sumber dana terpenting bagi kegiatan operasional bank dan merupakan ukuran keberhasilan bank jika mampu membiayai operasi dari sumber ini. Sumber dana ini cukup mudah diperoleh dengan memberikan bunga dan fasilitas menarik lainnya. Contoh sumber dana ini ni :
- Giro
- Tabungan
- Deposito

3. Dana yang bersumber dari lembaga lainnya.
Dana ini merupakan dana tambahan jika bank mengalami kesulitan dalam pencarian sumber dana pertama dan kedua. Biasanya dana ini relatif lebih mahal dan siftnya hanya sementara waktu. Peroleh dana ini antara lain :
- Kredit Likuiditas Bank Indonesia, merup. Kredsit dari BI bagi bank yang mengalamu kesulitan likuiditas.
- Pinjaman Antar Bank (call money), biasanya dilakukan bank jika mengalami kalah kliring. Pinjaman ini bersifat jangka pendek dengan bunga yang relatif tinggi.
- Pinjaman dari bank-bank luar negeri
- Surat Berharga Pasar Uang (SBPU), dalam hal ini bank yang menerbitkan SBPU yang kemudian diperjualbelikan pad apihak yang berminat.

ALOKASI DANA

Manajemen Alokasi Dana

Jenis alokasi dana

a) Simpanan Giro
Giro adalah simpanan pihak ketiga kepada bank yang penarikannya dapat dilakukan setiap saat dengan menggunakan cek, surat perintah lainnya atau dengan cara pemindahbukuan. Pasar sasaran giro adalah seluruh lapisan masyarakat, baik perorangan maupun badan usaha yang dalam profesinya membutuhkan bantuan jasa bank untuk menyelesaikan transaksi pembayarannya.

Pengertian giro menurut undang-undang perbankan nomor 10 tahun 1998 tanggal 10 November adalah Simpanan yang penarikannya dapat dilakukan setiap saat dengan menggunakan cek, bilyet giro, sarana perintah pembayaran lainnya atau dengan cara pemindahbukuan.

Penarikan uang yang ada di rekening dapat ditarik secara tunai maupun ditarik secara non-tunai (pemindahbukuan). Penarikan secara tunai adalah dengan menggunakan cek dan penarikan non-tunai adalah dengan menggunakan bilyet giro (BG).

Pengertian cek adalah surat perintah tanpa syarat dari nasabah kepada bank yang memelihara rekening giro nasabah tersebut untuk membayar sejumlah uang kepada pihak yang disebutkan didalam cek atau kepada pembawa cek. Berarti bank harus membyar sejumlah uang kepada siapa saja jika cek tersebut memenuhi syarat seperti yang telah ditentukan oleh bank.

Syarat-syarat penarikan cek yang ditetapkan oleh bank untuk menarik sejumlah uang yang diinginkan adalah sebagai berikut:
1. Tersedianya dana yang cukup.
2. Adanya materai yang cukup.
3. Jika ada coretan atau perubahan harus ditandatangani oleh si pemberi cek.
4. Jumlah uang yang tertulis dalam angka dengan huruf haruslah sama.
5. Memperhatikan masa kadaluwarsa cek yaitu 70 hari setelah dikeluarkannya cek tersebut.
6. Tanda tangan atau stempel perusahaan harus sama dengan yang di specimen (contoh tanda tangan).
7. Dalam keadaan tidak diblokir pihak berwenang.
8. Resi cek yang diberikan kenasabah sudah kembali.
9. Endorsment cek benar jika ada.
10. Kondisi cek sempurna tidak cacat.
11. Rekening nasabah belum ditutup.
12. Dan syarat-syarat lainnya.

Dalam praktik sehari-hari terdapat beberapa jenis cek yang sudah ada di masyarakat dewasa ini antara lain:

a. Cek atas unjuk
Yaitu cek yang tidak tertulis nama seseorang atau badan tertentu di dalam cek tersebut.

b. Cek atas nama
Merupakan cek yang diterbitkan atas nama orang atau badan tertentu yang tertulis jelas didalam cek tersebut.

c. Cek silang
Merupakan cek yang dipojok kiri atas diberi tanda dua tanda silang. Cek tersebut berfungsi sebagai pemindahbukuan bukan tunai dan fungsinya sama dengan bilyet giro.

d. Cek mundur
Merupakan cek yang diberi tanggal mundur dari tanggal sekarang.

e. Cek kosong
Yaitu cek yang dananya tidak tersedia artinya jumlah dana yang tertulis didalam cek tidak dapat dibayar karena dana yang yang ada di rekening giro jumlahnya lebih kecil.

Pengertian Bilyet Giro (BG) adalah surat perintah dari nasabah kepada bank yang memelihara rekening giro nasabah tersebut untuk memindahbukua sejumlah uang dari rekening yang bersangkutan kepada phak penerima yang disebutkan namanya pada bank yang sama atau yang lainnya.

Daftar Pustaka, referensi :
http://id.wikipedia.org/wiki/Uang
http://fakhrurrazypi.wordpress.com/tag/pengertian-lembaga-keuangan/
http://syadiashare.com/pengertian-uang-dan-jenis-jenis-uang.html
http://ridwanaz.com/umum/pengertian-bank/
http://syahrezagundar.blogspot.com/2010/10/deregulasi-perbankan.html
http://kartika.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/file/3199/Materi+2+SumberDanaBank.pdf
http://peperonity.com/go/sites/mview/manajemen.danabank/25893861

Minggu, 02 Januari 2011

TUGAS SIA 3

Tugas 1



Beberapa orang berpendapat bahwa akuntan seharusnya memusatkan perhatian hanya pada laporan keuangan dan memberikan urusan desain serta persiapan laporan manajerial pada spesialis system informasi. Apa sajakah kelebihan dan kelemahan pendapat ini?? Sejauh manakah akuntan seharusnya terlibat dalam pembuatan laporan yang melibatkan berbagai hal di luar ukuran keuangan, yang dipergunakan untuk mengukur kinerja?? Mengapa demikian ??

Kelebihan

1. seorang akuntan dapat fokus pada pekerjaan nya
2. Akuntan tidak melakukan pekerjaan yang tidak perlu

Kelemahan

1. Akuntan tidak perlu mengikuti urusan lain

Akuntan hanya boleh ikut campur dalam hal pengerjaan laporan, tetapi hanya sebatas informasi yang di butuhkan dalam pembuatan laporan.



Tugas 2



Pembagian tugas secara efektif kadang-kadang tidak layak secara ekonomis pada bisnis kecil. Elemen-elemen pengendalian internal apa yang menurut anda dapat mengimbangi ancaman tersebut ??

Pada bisnis kecil yang perlu di perhatikan adalah untuk menaikan penghasilan, tercukupnya modal, dalam bisnis kecil modal sangat di perlukan oleh karena itu para pebisnis kecil ingin mendapatkan keuntungan dari modal yang di keluarkan, untuk itu para pebisnis ini melakukan yang namanya pembagian tugas untuk menpercepat kinerjanya, dan memperoleh keuntungan lebih.

Untuk itu para pebisnis harus memiliki modal yang besar untuk memenuhi bahan-bahan yang akan di produksi, apabila pebisnis tidak memiliki modal besar, pebisnis harus memulai bisnis dengan perlahan-lahan namun harus memiliki ciri khas agar bisa maju dan memiliki cukup modal untuk membesarkan bisnisnya.



Tugas 3



Secara teoritis, suatu prosedur pengendalian perlu digunakan jika keuntungannya melebihi biayanya. Jelaskan cara memperkirakan keuntungan dan biaya dari pengendalian berikut ini :

1. Pemisahan tugas
2. Prosedur perlindungan data



1. Pemisahan tugas perlu di lakukan pada bisnis kecil, bila pemisahan tugas di lakukan dampak yang terjadi adalah dampak positif,yaitu keuntungan yang dapat dengan cepat kembali,karna kinerja kerja yang cepat,bila dalam biaya tidak perlu keluar lebih banyak,karna biasanya bisnis kecil ridak begitu banyak pekerja.
2. Prosedur perlindungan data, sangat perlu untuk melindungi data dari para pencuri data yang ingin merusak dan mengambil data yang kita punya.

Keuntungannya dapat mencegah kerugian yang di sebabkan oleh kehilangan data. Dan dalam biaya dapat menambah hasil dari biaya atau keuntungan bisnis

Selasa, 19 Oktober 2010

Tugas SIA Resiko dan Pajanan

Resiko dan Pajanan

1. Ketika anda ke bioskop, anda membeli tiket yang sudah di beri nomer dari kasir. Tiket tersebut kemudian di berikan kepada seseorang yang menunggu di depan di depan pintu bioskop. ketidak beraturan jenis apa yang ingin di hindari olaeh bioskop taersebut ? pengenda;lian apa yang digunakan untuk menghidari dari ketidak beraturan tersebut ? resiko dan pajanan apa yang dapat anda indentifikasikan ?

jawab :

a. Ketidak beraturan yang ingin di hindari adalah ketidak beraturan paada saat masuk orang akan langsung ketempat duduk yang sudah di tentukan jadi orang tersebut tidak duduk di tempat di sebarang tempat jadi lebih teratur.
b. Pengaendalian nya adalah dengan cara memberi nomor pada tiket nya jadi semua penonton nya dapat di tentukan
c. Resiko nya adalah apabila tiket nya tidak di beri nomor maka akan berantakan dan apabila tidak ada yang menjaga di depan pintu masuk bioskop nya maka orang sembarangan masuk nya. Pajanan nya adalah bila tidak di jaga di depan pintu maka orang akan masuk sembarangan dan tidak membeli tiket dan apa bila tidak di beri nomer maka akan tempat duduk akan tidak teratur menyebabkan orang egan untuk nonton bioskop.

2. Pembagian atas tuugas efektif kadang - kadang tidak layak secara ekonomis pada bisnis kecil. Berikan pendapat anda mengenai pernyataan tersebut ?

jawab :

Karena apabila tugas tidak di bagikan maka akan ada tugas yang ganda misalnya ada pegawai yang merangkap sebagai ob jadi kerjaan nya sebagai pegawai tidak berjalan dengan lancar akan ada ketidak beraturan dalam tugas.

Minggu, 06 Juni 2010

TIPS EFEKTIF MENGGUNAKAN GOOGLE

CARA EFEKTIF MENGGUNAKAN SEARCH ENGINE GOOGLE.

Google merupakan search engine yang sering digunakan. Akan tetapi dalam pencarian yang dilakukan pada google sering tidak maksimal karena informasi yang di dapatkan sering terlalu banyak atau tidak ada yang nyambung dengan apa yang kita inginkan. Berikut merupakan cara yang efektif dalam menggunakan google atau search engine lain nya.


1.Jangan menggunakan key word yang terlalu umum.

Bila ita menggukan keyword yang terlalu umum maka yang keluar akan terlalu banyak dan akan membingungkan kita dalam memilih mana yang akan kita cari. Tapi bila kita masukan kata yang lebih spesifik maka akan keluar seperti apa yang kita mau. Contoh misalnya kita akan mencari laptop bila kita hanya mengetik laptop maka yang keluar adalah semua yang berhubungan dengan laptop, tapi bila kita mengetik laptop dengan menyebutkan merek nya akan keluar seperti apa yang kita inginkan.

2.Masukan keyword secara singkat namun jelas.

Bila kita memasukan keyword yang terlalu panjang maka akan mengacaukan pencarian. Jadi tuklis keword yang singkat tapi dapat dimengerti.

3.Gunakan operator Boolean.

Kata kunci “AND,OR,NOT” dengan kombinasinya maka akan mebantumenemukan situs – situs yang lebih spesifik.

4.Gunakan tanda kutip untuk satu frase utuh.

Search engine biasanya akan mensyaratkan untuk penggunaan tanda kutip untuk penulisan satu frase kalimat. Jadi bila kita akan mencari sesuatu kita dapat menuliskan nya dengan tanda kutip seperti “Hubungan system informasi manajemen dengan system informasi akutansi” diharapkan yang dicari merupakan kata yang ada di dalam tanda kutip dan buka kata demi kata nya.

Selasa, 25 Mei 2010

TUGAS PENELITIAN LINGKUNGAN SEKITAR

1. PENGAMATAN LNGKUNGAN SEKITAR.

Lingkungan tempat tinggal saya adalah komplek yang dekat dengan daerah perkampungan yang cenderung berwatak keras. Bila warga kampung tersebut ingin keluar dari situ harus memutar dari komplek saya karena daerah nya ditutup oleh developer perumahan nya.Dan bila harus memotong waktu mereka harus melewati pembatas tersebut dan berjalan melalui komplek saya.

2. INDENTIFIKASI MASALAH LINGKUNGAN SEKITAR.

Dari pengamatan yang saya lakukan permasalahan nya adalah pembatasan yang dilakkan developer pada perkampungan tersebut menimbulkan masalah yaitu kesenjangan sosial antara yang tinggal di perkampungan tersebut dan warga komplek. Karena masalah tersebut sering terjadi pertengaran antara warga kampung dan keamanan komplek. Dan apabila terjadi suatu kejadian kriminal seperti kemalingan cenderung warga komplek menuding bahwa yang melakukkan nya adalah dari perkampungan tersebut lalu terjadi perselisihan, padahal belum tentu warga perkampungan tersebut yang melakukan nya walupun penduduk disitu berwatak keras.

3. ANALISA MASALAH

Dari permasalahan diatas saya dapat analisa bahwa permasalahan yang terjadi adalah arogansi dari warga masing - masing yang tidak ingin mengenal satu sama lain dan masalah keamanan yang kurang sehingga terjadi tindak kriminal seperti pencurian dan tanpa ada bkti lalu menuduh.

4. PEMECAHAN MASALAH

Agar permasalahan nya tidak berlanjut seharus nyaa ada pertemuan antara warga perkampungan tersebut dan warga komplek sehingga terjalin titik temu yang dapat memecahkan masalah nya dan meningkatkan kualitas keamanan. Lalu tembok yang membatasi seharus nya tidak menutupi perkmpung tersebut sehinnga warga kampung tersebut mempunyai akses keluar yang cepat atau dibuatka jalan yang tidak bersinggungan.

Minggu, 25 April 2010

Senin, 08 Maret 2010

MAKALAH DEMOKRASI

Demokrasi

Semua negara mengakui bahwa Demokrasi sebagai alat ukur dari keabsahan politik.
Kehendak rakyat adalah dasar utama kewenangan pemerintahan menjadi basis tegaknya system politik demokrasi. Demokrasi meletakkan rakyat pada posisi penting, hal ini karena masih memegang teguh rakyat selaku pemegang kedaulatan. Negara yang tidak memegang demokrasi disebut negara otoriter. Negara otoriterpun masih mengaku dirinya sebagai negara demokrasi. Ini menunjukkan bahwa demokrasi itu penting dalam kehidupan bernegara.

secara etimologis demokrasi adalah berasal dari bahasa yunani yaitu dari demos = rakyat dan cratos atau cratein=pemerintahan atau kekuasaan. Demokrasi berarti pemerintahan rakyat atau kekuasaan rakyat. Oleh karena itu dalam sistem demokrasi rakyat mendapat kedudukan penting didasarkan adanya rakyat memegang kedaulatan.
Pelaksanaan demokrasi ini ada dua cara yaitu demokrasi langsung dan tidak langsung.

Demokrasi dan permasalahan nya di Indonesia.

Indonesia adalah negara demokrasi terbesar yang ada di Asia tenggara, yang di gagas oleh founding fathers kita. Indonesia mengadakan pesta demokrasi nya pertama kali pada tahun 1955 dan dilanjutkan sampai dengan pemilu berikut nya. Akan tetapi demokrasi tidak hanya pemilu. Demokrasi menurut saya setelah era reformasi menjadi semakin bebas dan sulit sekali di kontrol. Semua mengusung alasaan demokrasi lalu dapat bertindak sesuka hati, beda hal nya sebelum reformasi semua dapat dikendalikan oleh pemerintah. Tayangan di tv sudah semakin tidak mendidik.

Senin, 22 Februari 2010

MAKALAH KEWARGANEGARAAN

PENDAHULUAN

Makalah ini membahas tentang bagaimana setiap warga negara indonesia berhak mendapat kan hak nya. Dalam masalah ini hak dalam mendapatkan pendidikan yang tertuang dalam Undang - Undang Dasar 1945 dalam pasal 31. Karena pendidikan merupakan bagian terpenting dalam suatu negara khusus nya negara Indonesia, jika sumber daya manusia di Indonesia bagus maka akan dapat menghasilkan sesuatu yang sangat berguna bagi bangsa nya sendiri. Tetapi di negara yang bangsa lain bilang Indonesia adalah surga dunia banyak sekali di temui warga negara yang tidak mendapatkan hak mendapatkan pendidikan.

ISI.

Pasal 31 UUD 1945 adalah pasal yang mengatur tentang pendidikan berikut ini adalah isi pasal 31 dari ayat 1 sampai dengan 4.

Pasal 31 UUD 45 yg baru setelah diamendemen:

*Ayat (1)
Setiap warga berhak mendapat pendidikan.

*Ayat (2)
Setiap warga negara wajib mengikuti pendidikan dasar dan pemerintah wajib
membiayainya.

*Ayat (3)
Pemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan satu sistem pendidikan
nasional yang meningkatkan keimanan dan ketakwaan, serta akhlak mulia dalam
rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, yang diatur dengan undang-undang.

*Ayat (4)
Negara memprioritaskan anggaran pendidikan sekurang-kurangnya 20 persen
dari anggaran pendapatan dan belanja negara serta dari anggaran pendapatan
dan belanja daerah untuk memenuhi kebutuhan penyelenggaraan pendidikan
nasional. Serta, pemerintah memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan
menjunjung tinggi nilai-nilai agama dan persatuan bangsa untuk kemajuan
peradaban serta kesejahteraan umat manusia.

PERMASALAHAN

Dalam ayat - ayat diatas dikatakan bahwa setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan. Maksudnya setiap warga negara berhak unutk mendapatkan pendidikan tanpa terkecuali, tetapi dalam kenyataan nya banyak warga negara di Indonesia yang masih minim akan pendidikan sehingga mereka tidak dapat mencari nafkah dengan layak. Padahal pendidikan sangatlah penting untuk menaikan taraf hidup manusia. Dalam ayat diatas juga dikatakan bahwa warga negara itu wajib mengikuti pendidikan dan negara akan membiayai tetapi pendidikan di indonesia meruapakan banrang yang sangat mahal walaupun sudah ada sekolah gratis tapi itu masih belum merata sehingga warga negara belum dapat memenuhi kewajiban nya begitupun negara nya.

KESIMPULAN

Pendidikan merupakan suatu keharusan yang harus dijalani oleh setiap warga negara dan negarapun harus memenuhi kebutuhan akan pendidikan itu demi memajukan kecerdasan bangsa yang berguna di masa yang akan datang.

HARAPAN PENULIS

Saya berharap pemerintah yang ada sekarang dapat lebih konsentrasi dalam pendidikan walaupun sekarang sudah ada kemajuan semoga kemajuan ini tidak berhenti sampai disini.

Rabu, 06 Januari 2010

MANAJEMEN RESIKO PADA SISTEM INFORMASI MANAJEMEN RUMAH SAKIT

manajemen resiko adalah kegiatan manusia yang mengelola ketidakpastian yang berkaitan dengan ancaman, sehingga ancaman tersebut dapat di dihindari dengan cara atau strategi yang dapat mendatangkan keutungan pada perusahaan.

dalam manajemen resiko terdapat dua katagori resiko.
yaitu ;

1. Resiko spekulatif.
yaitu resiko dimana perusahaan di hadapi oleh suatu permasalahan dimana perusahaan tersebut dapat mengalami keutungan atau kerugian.

2. Resiko murni
yaitu resiko dimana perusahaan hanya akan mengalami kerugian atau tidak. Pada resiko ini perusahaan tidak akan mendapatkan keutungan karena resiko ini merupakan resiko yang tidak dapat diperkirakan. contoh nya kebakaran, pencurian, atau bencana alam.

*Manajemen resiko pada rumah sakit.

@bersifat spekulatif.
Rumah sakit mengadakan promosi dalam pengobatan tertentu kemungkinan ruamah sakit tersebut akan untuk apabila program pengobatan yang diselengggarakan akan diminati oleh pasien.

@bersifat murni
Salah satu dokter pada rumah sakit tertentu mengadakan praktek ilegal kemudian tekena sorotan media, hal ini merupakan resiko dimana rumah sakit tidak mendapatkan keuntungan.

IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PADA RUMAH SAKIT

ABSTRAKSI

Sistem informasi rumah sakit adalah suatu sistem yang mengatur tentang permasalahan yang ada di dalam rumah sakit. Yaitu permasalahan berupa data medik pasien, data administrasi dan hal lain nya yang berkaitan dengan informasi yang di perlukan oleh rumah sakit. Kemudian dari masalah yang ada pada rumah sakit tersebut dibuatlah suatu pemencahan masalah.

PENDAHULUAN

Penerapan sisitem informasi manajemen pada suatu rumah sakit memerlukan suatu perencanaan yang matang. menyediakan suatu sistem informasi harus melalui proses untuk memasitikan suatu kebijakan berjalan dengan lancar. tujuan dari proses ini adalah agar mempermudah proses manajemen dalam suatu rumah sakit.


IMPLEMENASI MANAJEMEN RUMAH SAKIT.

Pada awal nya pasien yang akan masuk rumah sakit atau ingin berobat melakukan registrasi pada bagian registrasi kemudian data disimpan dalam data base, setelah itu kartu pasien dicetak lalu diberikan ke pada pasien kemudian pasien berobat kedokter lalu dokter tersebut menuliskan data medis yang kemudian masuk kedalam database pasien yang sebelum nya telah mendaftarkan diri.

Selasa, 05 Januari 2010

TEORI SIM

TEORI SIMTEM INFORMASI MANAJEMEN


* Pengenalan pada manjemen informasi.

Sistem infomasi manajemen adalah suatu system yang berfungsi untuk memberikan informasi yang dibutuhkan kepada user, dan kita harus bisa mengatur system tersebut agar berjalan sesuai dengan yang kita inginkan.

* Peranan manajajemen informasi.

Peranan Manajemen Informasi dalam Perusahaan di dasarkan pada 2 alasan,yaitu
Meningkatnya tingkat kekompleksan tugas manajemen. Sekarang ini manajemen sulit di bandingkan dengan yang terdahulu,semua perusahaan yang terkait dengan kegiatan manajemen informasi kini sulit untuk mengambil keputusan akibat tekanan baik dari masyarakat. Keberadaan alat untuk memecahkan masalah. Keberadaan alat tersebut di gunakan untuk mengefektifkan keputusan di ambil dalam suatu masalah,dan pada umumnya hal ini di gunakan dalam bidang manufaktur.

* Peranan atau tugas seorang manajer

Peran manajer dalam suatu perusahaan sangat penting. Karena tanpa seorang manejer yang handal perusahaan tersebut akan hancur bahkan bisa mengalami kebangkrutan. Posisi seorang manajer menjadi sangat krusial dan mempunyai peranan yang sangat penting dalam meningkatkan daya saing.

Manajer juga harus mempunyai kempuan karena seorang manajer mempunyai suatu peranan penting pada perusahaan, supaya perusahaan yang di kelola oleh seorang manajer dapat berjalan sesuai dengan tujuan nya. kemampuan seorang manajer antara lain.

1. Kemampuan di bidang teknologi.
2. Kemampuan di bidang bisnis.
3. Kemampuan di bidang manajemen.
4. Kemampuan di bidang kepemimpinan.

* Pengertian Data dan Informasi

Dalam suatu perusahaan sangatlah di butuhkan yang namanya data dan informasi.

Data : adalah deskripsi dari sesuatu dan kejadian yang kita hadapai.

Informasi : adalah kumpulan dari beberapa data yang telah di olah, hingga
membentuk suatu informasi yang lebih jelas dan akurat.

* Komputer sebagai elemen dasar dalam sistem infomasi manajemen.

Pada zaman dahulu computer hanya di gunakan sebagai alat hitung, namun sekarang komputer sudah mulai berkembang jadi sekarang ini komputer sudah digunakan sebagai mesin pengolah data elektronik yang telah diperintah oleh manusia. Bekerja dengan komputer berarti membuat serangkaian instruksi yang dapat di mengerti dan de kerjakan denga baik oleh komputer, yang di sebut dengan program, sehingga menghasilkan suatu informasi yang berguna dan sesuai dengan keinginan si pemberi instruksi. Informasinya di hasilkan oleh komputer merupakan aplikasi dari komputer. Input dari komputer merupakan data – data sehingga komputer itu bisa di sebut proses tranformasi dari data menjadi informasi. Jinis rancangan input untuk komputer yaitu master file, transaction file dan computer run dapat mengolah data – data yang saling memlplengaruhi dari jenis rancangan dan komputer run dapat mengilah data – data yang saling memlpengaruihi dari jenis ranvangan input tersebut dengan cepat dan tepat sehingga menghasilkan informasi yang baik yang sangat berguna bagi system informasi. Dengan deimikan terjalin hubungan yang erat dan berkaitan antara system, komputer dan aplikasinya.
Dengan demikian dalpatlah di tarik kesimpulan bahwa antara system informasi, komputer, dan aplikasinya merulpakan suatu kesatuan yang sanga erat hubungannya untuk penyelesaian masalah lpada suatu system agar diperoleh kegiatan yang optimal dari system tersebut.

* E-commerce.

E Commerce adalah kegiatan – kegiatan bisnis dengan tujuan mengambil keuntungan seperti penjualan, pembelian, pelayanan, informasi, dan perdagangan melalui perantara yaitu melalui suatu jaringan computer, terutama internet.

e-commerce terbagi menjadi beberapa bentuk yaitu.

1. Business to business (B2B)
Adalah tipe e-commerce yang mengutamakan kerjasama transaksi antar perusahaan dengan menggunakan media elektronik.

2. Consumers to business (C2B)
Adalah tipe e-commerce yang dapat mungkin konsumen membuat request akan kebutuhannya terhadap sebuah barang atau jasa kemudian organisasi atau perusahaan bersaing untuk menyediakan barang atau jasa tersebut kepada konsumen.

3. Consumers to Consumers (C2C)
Transaksi antara individu seperti menjual produk atau jasa kepada individu lain.

4. Government to Citizens (G2C)
Pelayanan pemerintah terhadap warga negaranya melalui teknologi E Commerce, selain itu. dapat digunakan untuk kerjasama antara pemerintah dengan pemerintah lain atau dengan perusahaan.

* Tujuan E-commerce.

1. Mempercepat waktu dalam transaksi karena hanya dengan internet dan interface dengan web broswer.
2. Dapat dijadikan komunitas bukan sekedar virtal shop
3. Pengelolaan yang berorientasi pada pelayanan, kombinasi konsepsi pelayanan konvensional dan virtual : Responsif (respon yang cepat dan ramah), Dinamis, Informatif dan komunikatif.
4. Informasi yang up to date, komunikasi multi-arah yang dinamis.
5. Pembayaran yang praktis melalui kartu kredit atau transfer.

* Kelemahan E-commerce

1. Barang yang di jual tidak dapat di lihat langsung kondisi nya.
2. Rawan akan penipuan.
3. Membuat anti sosial karena tidak bersosialisasi dengan cara langsung.

* Komunikasi data

komunikasi data merupakan proses pengiriman dan penerimaan data atau informasi dari dua atau lebih device yang terhubung dalam sebuah jaringan. Baik lokal maupun yang luas, seperti internet.

Device yang digunakan adalah : ( komputer/laptop, printer dan alat komunikasi lain)

Komponen – komponen pada komunikasi data adalah :

Ø Pengirim

Adalah piranti yang mengirim data.

Ø Penerima

Adalah piranti yang menerima data.

Ø Data

Adalah informasi yang akan dipindahkan.

Ø Media pengiriman

Adalah media atau saluran yang digunakan untuk

mengirimkan data.

Ø Protocol

adalah aturan-aturan yang berfungsi untuk menyelaraskan

hubungan.

Pada komunikasi data terdapat dua sinyal yaitu analog dan digital.

Sinyal analog.

Adalah sinyal data dalam bentuk gelombang yang continue lalu membawa informasi dengan mengubah karakteristik gelombang. Dengan menggunakan sinyal analog, maka jangkauan transmisi data dapat mencapai jarak yang jauh, tetapi sinyal ini mudah terpengaruh oleh noise.

Gelombang pada sinyal analog pada umumnya berbentuk gelombang sinus memiliki tiga variable dasar, yaitu amplitudo, frekuensi dan phase.

· Amplitudo merupakan ukuran tinggi rendahnya tegangan dari sinyal analog.

· Frekuensi adalah jumlah gelombang sinyal analog dalam satuan detik.

· Phase adalah besar sudut dari sinyal analog pada saat tertentu.

Sinyal digital.

Adalah sinyal data dalam bentuk pulsa yang dapat mengalami perubahan yang tiba-tiba dan mempunyai besaran 0 dan 1. Sinyal digital hanya memiliki dua keadaan, yaitu 0 dan 1, sehingga tidak mudah terpengaruh oleh derau, tetapi transmisi dengan sinyal digital hanya mencapai jarak jangkau pengiriman data yang relatif dekat.

Biasanya sinyal ini juga dikenal dengan sinyal diskret. Sinyal yang mempunyai dua

keadaan ini biasa disebut dengan bit. Bit merupakan istilah khas pada sinyal digital.

* Tujuan komunikasi data.

Ø Menyalurkan informasi secepat mungkin dengan kesalahan sedikit mungkin.

Ø Mengintegrasikan semua jenis komunikasi menjadi satu sistem, yaitu ISDN (Integrated Service Digital Network ) atau Jaringan Digital Pelayanan Terpadu.

Ø Memungkinkan pengiriman data dalam jumlah besar efesien, tanpa kesalahan dan ekonomis dari suatu tempat ketempat yang lain.

Ø Memungkinkan penggunaan sistem komputer dan peralatan pendukung dari jarak jauh (remote computer use).

Ø Memungkinkan penggunaan komputer secara terpusat maupun secara tersebar sehingga mendukung manajemen dalam hal kontrol, baik desentralisasi maupun sentralisasi.

Ø Mempermudah kemungkinan pengelolaan dan pengaturan data yang ada dalam berbagai macam sistem komputer.

Ø Mengurangi waktu untuk pengolahan data.

Ø Mendapatkan data langsung dari sumbernya (mempertinggi kehandalan).

Ø Mempercepat penyebarluasan informasi.

* Keuntungan komunikasi data.

Ø Pengumpulan dan persiapan data


Bila pada saat pengumpulan data digunakan suatu terminal cerdas maka waktu untuk pengumpulan data dapat dikurangi sehingga dapat mempercepat proses (menghemat waktu).

Ø Pengolahan data
Karena komputer langsung mengolah data yang masuk dari saluran transmisi (efesiensi)..

Ø Distribusi


Dengan adanya saluran transmisi hasil dapat langsung dikirim kepada pemakai yang memerlukannya.

* Bidang operasi komunikasi data.

Ø Bidang data collecting.

Data dapat dikumpulkan dari beberapa tempat lalu disimpan dalam memori dan sewaktu waktu dapat diolah kembali.

Contok aplikasi pada penggajian.

Ø Bidang inqury dan response.

User dapat mengakses langsung pada file atau program. Pemakai dapat melakukan interaktif dengan computer. Data dapat dikirim dan langsung dip roses oleh computer.

Contoh aplikasi pada perbankan.

Ø Bidang storage dan retrival.

Data yang sudah disimpan dapat diambil kapan saja oleh orang yang berkepentingan.

Ø Bidang time sharing.

User dapat mengakses program yang sama pada saat yang sama pula. Jika terlalu banyak pengerjaan dalam suatu waktu digunakan roll-in-roll out.

Contoh aplikasi software perhitungan, pengolah kata ( word processing ) dll.

referensi : google.com,wikipedia,digital book gunadarma E.S. Margianti, D.Suryadi, Seri Diktat Kuliah : Sistem Informasi Manajemen, Gunadarma, Jakarta, 1994.

Senin, 28 Desember 2009

PERAN SIM DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN

SIM
adalah suatu sistem formal dalam golongan dan suatu sistem penyebaran dalam suatu penyebaran informasi kepada orang - orang yang membutuhkan nya.
Data dari sim terdiri atas data masukan dan sebuah pengaturan. data dikirim ke pengolahan pusat (cpu) lalu di dalam komputer lalu di proses. arus informasi merupakan catatan terus menerus tentang jumlah satuan informasi yang banyak sekali agar menjadi eferktif maka data yang harus mendekati dengan titik asalnya kemudian di salurkan pada tempat pengolahan informasi nya dan dapat digunakan.

materi sistem informasi manajemen

PENGENALAN PADA SISTEM INFORMASI MANAJEMEN
informasi merupakan sumber bagi para manager yang memiliki nilai karena memberikan sumber yang nyata dan akan lebih berperan bagi perusahaan bila kemudian bertambah besar.

*DATA
Merupakan suatu objek informasi yang belum di olah.

*INFORMASI
Merupakan suatu objek yang merupakan output dari data atau data yang sudah diproses dan kemudian menghasilkan suatu yang berguna bagi perusahaan.

Rabu, 28 Oktober 2009

komunikasi data

KOMUNIKASI DATA

komunikasi data merupakan proses pengiriman dan penerimaan data atau informasi dari dua atau lebih device yang terhubung dalam sebuah jaringan. Baik lokal maupun yang luas, seperti internet.

Device yang digunakan adalah : ( komputer/laptop, printer dan alat komunikasi lain)

Komponen – komponen pada komunikasi data adalah :

Ø Pengirim

Adalah piranti yang mengirim data.

Ø Penerima

Adalah piranti yang menerima data.

Ø Data

Adalah informasi yang akan dipindahkan.

Ø Media pengiriman

Adalah media atau saluran yang digunakan untuk

mengirimkan data.

Ø Protocol

adalah aturan-aturan yang berfungsi untuk menyelaraskan

hubungan.

Pada komunikasi data terdapat dua sinyal yaitu analog dan digital.

Sinyal analog.

Adalah sinyal data dalam bentuk gelombang yang continue lalu membawa informasi dengan mengubah karakteristik gelombang. Dengan menggunakan sinyal analog, maka jangkauan transmisi data dapat mencapai jarak yang jauh, tetapi sinyal ini mudah terpengaruh oleh noise.

Gelombang pada sinyal analog pada umumnya berbentuk gelombang sinus memiliki tiga variable dasar, yaitu amplitudo, frekuensi dan phase.

· Amplitudo merupakan ukuran tinggi rendahnya tegangan dari sinyal analog.

· Frekuensi adalah jumlah gelombang sinyal analog dalam satuan detik.

· Phase adalah besar sudut dari sinyal analog pada saat tertentu.

Sinyal digital.

Adalah sinyal data dalam bentuk pulsa yang dapat mengalami perubahan yang tiba-tiba dan mempunyai besaran 0 dan 1. Sinyal digital hanya memiliki dua keadaan, yaitu 0 dan 1, sehingga tidak mudah terpengaruh oleh derau, tetapi transmisi dengan sinyal digital hanya mencapai jarak jangkau pengiriman data yang relatif dekat.

Biasanya sinyal ini juga dikenal dengan sinyal diskret. Sinyal yang mempunyai dua

keadaan ini biasa disebut dengan bit. Bit merupakan istilah khas pada sinyal digital.

  • Tujuan komunikasi data.

Ø Menyalurkan informasi secepat mungkin dengan kesalahan sedikit mungkin.

Ø Mengintegrasikan semua jenis komunikasi menjadi satu sistem, yaitu ISDN (Integrated Service Digital Network ) atau Jaringan Digital Pelayanan Terpadu.

Ø Memungkinkan pengiriman data dalam jumlah besar efesien, tanpa kesalahan dan ekonomis dari suatu tempat ketempat yang lain.

Ø Memungkinkan penggunaan sistem komputer dan peralatan pendukung dari jarak jauh (remote computer use).

Ø Memungkinkan penggunaan komputer secara terpusat maupun secara tersebar sehingga mendukung manajemen dalam hal kontrol, baik desentralisasi maupun sentralisasi.

Ø Mempermudah kemungkinan pengelolaan dan pengaturan data yang ada dalam berbagai macam sistem komputer.

Ø Mengurangi waktu untuk pengolahan data.

Ø Mendapatkan data langsung dari sumbernya (mempertinggi kehandalan).

Ø Mempercepat penyebarluasan informasi.

  • Keuntungan komunikasi data.

Ø Pengumpulan dan persiapan data


Bila pada saat pengumpulan data digunakan suatu terminal cerdas maka waktu untuk pengumpulan data dapat dikurangi sehingga dapat mempercepat proses (menghemat waktu).

Ø Pengolahan data
Karena komputer langsung mengolah data yang masuk dari saluran transmisi (efesiensi)..

Ø Distribusi


Dengan adanya saluran transmisi hasil dapat langsung dikirim kepada pemakai yang memerlukannya.

  • Bidang operasi komunikasi data.

Ø Bidang data collecting.

Data dapat dikumpulkan dari beberapa tempat lalu disimpan dalam memori dan sewaktu waktu dapat diolah kembali.

Contok aplikasi pada penggajian.

Ø Bidang inqury dan response.

User dapat mengakses langsung pada file atau program. Pemakai dapat melakukan interaktif dengan computer. Data dapat dikirim dan langsung dip roses oleh computer.

Contoh aplikasi pada perbankan.

Ø Bidang storage dan retrival.

Data yang sudah disimpan dapat diambil kapan saja oleh orang yang berkepentingan.

Ø Bidang time sharing.

User dapat mengakses program yang sama pada saat yang sama pula. Jika terlalu banyak pengerjaan dalam suatu waktu digunakan roll-in-roll out.

Contoh aplikasi software perhitungan, pengolah kata ( word processing ) dll.